Tahu Ini Dulu Jika Ingin Bergabung di Dirgantara Pilot School Tasikmalaya

Salah satu cara yang harus dilakukan oleh orang-orang yang ingin mewujudkan mimpinya untuk menjadi pilot adalah bergabung di sekolah pilot/penerbangan terbaik untuk mendapatkan pendidikan mengenai dunia kedirgantaraan dan pelatihan menerbangkan pesawat. Durasi pendidikan di sekolah ini cukup bervariasi, yaitu antara 1-1,5 tahun. Namun, bisa saja lebih dari itu, bila kadet tak memenuhi syarat untuk bisa menyelesaikan pendidikannya. Oya, bicara soal flying school, salah satu sekolah yang banyak diminati oleh calon pilot adalah Dirgantara Pilot School Tasikmalaya (DPST) yang memiliki bandara sendiri, yaitu bandara Wiriadinata. Tertarik untuk bergabung di flight school ini? Jika Anda menjawab iya, sebaiknya ketahui tiga hal di bawah ini terlebih dahulu:

Biaya

Untuk bisa mengenyam pendidikan di sekolah penerbangan, dibutuhkan biaya yang tentunya tidak sedikit. Untuk pendaftaran masuknya, Anda diharuskan membayar uang tunai sebesar 6,5 juta rupiah. Apabila sudah lulus semua ujian dan dinyatakan resmi sebagai kadet di sana, Anda harus membayar biaya pendidikan sebesar 850 juta rupiah. Tidak perlu khawatir karena Anda tidak harus membayar langsung tuition fee ini karena bisa dicicil hingga 15 kali. Itu artinya selama 18 bulan tinggal di sana, Anda bisa meminta keluarga Anda untuk mencicil dengan jumlah yang tidak terlalu besar. Hal ini jelas sangat berguna untuk menghemat pengeluaran. Di samping itu, perlu diketahui bahwa program 15 kali cicilan ini tidak semua sekolah menerapkannya jadi Anda sangat beruntung sekali bila memilih Dirgantara Pilot School Tasikmalaya.

first_pilot_license

Persyaratan

Persyaratan di setiap sekolah pilot sebenarnya tidak begitu jauh berbeda. Di DPST ini, persyaratan yang harus dilengkapi dan diikuti oleh calon peserta didik adalah usia minimal 17 tahun, memiliki ijazah SMA atau sekolah sederajat lainnya, mengikuti tes kesehatan di Balai Kesehatan Penerbang, dan memiliki kemampuan berbahasa Inggris. Di samping itu, Anda juga harus tahu prosedur perdaftarannya agar bisa menyiapkan segala sesuatunya dengan baik. Adapun prosedur pendaftarannya adalah mengisi formulir, melengkapi dokumen yang dibutuhkan seperti fotocopy KTP, paspor, akta kelahiran, kartu keluarga, ijazah terakhir, SKCK, pasfoto berwarna dengan latar belakang merah 2×3 (5 lembar), 3×4 (5 lembar), dan 4×6 (5 lembar). Ingat untuk tidak memalsukan dokumen apapun alasannya.

Setelah dokumen lengkap, Anda diwajibkan untuk mengikuti tes kesehatan di Hatpen, tes bahasa Inggris TOEIC minimal nilai 400, tes psikotest di Lakespra, dan tes akademik. Disarankan untuk menyiapkan fisik, mental, dan wawasan sebaik mungkin agar bisa melalui setiap tes dengan hasil memuaskan. Bila ada kenalanan yang pernah ikut tes ini, silahkan tanya agar Anda bisa mendapatkan gambaran mengenai soal dan apa saja yang harus dipelajari dan dipersiapkan.

Program pendidikan

Ada tiga program pendidikan yang disediakan di sekolah pilot Dirgantara, yaitu PPL (Private Pilot License), CPL (Commercial Pilot License), dan IR (Instrument Rating). Semua program ini ditempuh dalam waktu kurang lebih 18 bulan dengan rincian 153 jam terbang dan 40 jam simulator. Pesawat latihan yang digunakan adalah pesawat Cessna 172 dan simulator yang digunakan adalah simulator canggih Redbird FMX 3 Axes. Bagian terbaiknya adalah jam terbang Anda akan full di isi dengan praktek, bukan dihabiskan dengan menunggu antrian. Hal ini bisa terjadi karena DPST memiliki bandara penerbangan pribadi yang tidak pernah akan diganggu oleh penerbangan komersial sehingga jadwal latihan menerbangkan pesawat akan berjalan lancar dan optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *