Ini Penyebab Pilot Menganggur

pilotHarus punya fisik yang bagus, pengetahuan akademik yang oke, dan juga keuangan yang memungkinkan adalah tiga syarat utama untuk menjadi seorang pilot. Dengan fisik yang sempurna, seperti tubuh yang ideal, tidak buta warna, tuli, dan tidak mengidap penyakit kronis lainnya menjadi suatu hal penting agar dapat menerbangkan pesawat dengan selamat sampai ke tempat tujuan.

Begitu juga dengan pengetahuan akademik yang oke, tentu akan mempermudah dalam menggali kemampuan untuk menjadi seorang pilot yang berkualitas karena kebanyakan instruktur pilot berasal dari negara luar. Belum lagi ketika menerbangkan pesawat, tentunya pilot harus mengerti apa yang diarahkan oleh ATC (Air Traffic Control)  agar dalam penerbangan pesawat tidak menabrak benda-benda di sekitarnya. Sementara keuangan yang mencapai ratusan juta rupiah, jelas ini menjadi kewajiban para cadet untuk menjalani pendidikan dengan maksimal.

Dari uraian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa menjadi seorang pilot bukan perihal gampang. Namun demikian, nyatanya kini masih banyak pilot yang mengganggur. Benarkah? Yup, ada beberapa hal yang menjadi penyebab masalah tersebut, antara lain:

Minimnya pengetahuan dan kemampuan

Pengetahuan dan kemampuan yang minim jelas akan mengakibatkan pilot menganggur. Mana ada maskapai yang mau mempekerjakan pilot bila tidak memiliki pengetahuan yang mumpuni seputar penerbangan, misalnya tidak mengerti betul tentang simulator dan perencanaan penerbangan yang baik. Begitu juga dengan kemampuan akan dilihat daripada lisensi yang dimiliki oleh pilot.

Lisensi yang tidak memenuhi persyaratan tentu akan sulit diterima karena belum sesuai standar. Seumpamanya pilot yang melamar harus mempunyai lisensi CPL, sedangkan pilot hanya mempunyai lisensi PPL, jelas tidak akan diterima karena sejatinya jam terbang yang baru dipegang terlalu sedikit. Oleh karena itu, dalam memilih sekolah pilot harus dilakukan dengan perencanaan yang matang yakni mempertimbangkan jumlah dan kualitas instruktur sekolah penerbangan, bandara & pesawat latih yang memadai, dan lain sebagainya agar pendidikan yang dijalani bisa berhasil sesuai harapan.

Kelebihan pasokan pilot

Yang juga menjadi penyebab umum pilot mengganggur adalah adanya kelebihan pasokan pilot. Artinya jumlah pilot yang akan direkrut oleh maskapai penerbangan jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan banyaknya pilot yang melamar pekerjaan. Hampir sama halnya dengan tenaga kerja pada umumnya, di mana lapangan kerja yang tersedia kapasitasnya lebih minim ketimbang para pencari kerja sehingga terjadilah pengangguran. Kebutuhan pilot memang terkadang melunjak, akan tetapi bisa juga turun setelah berjibunnya para cdet yang berhasil dicetak.

Bangkrutnya maskapai penerbangan

Tingginya kebutuhan pilot memang menjadi suatu peluang untuk menggapai masa depan yang cerah. Namun sayangnya kebutuhan pilot terkadang dikarenakan perekonomian dalam kondisi baik, sedangkan pada saat perekonomian jatuh hal yang terjadi malah sebaliknya di mana akan berdampak buruk pada karir para pegawai, termasuk pilot. Bagaimana tidak, gaji pilot yang tergolong tinggi sekitar 30 hingga 40 juta rupiah per bulan, khususnya untuk pangkat first officer tentu akan membuat keuangan menjadi ambruk karena pemasukan maskapai minim.

Sementara bagi orang-orang pada umumnya pada saat perekonomian sedang buruk, lebih harus berhati-hati mempergunakan keuangan, salah satunya memilih transportasi udara. Inilah yang juga menjadi alasan pilot banyak menganggur tak lain dan tak bukan disebabkan oleh minimnya pemasukan maskapai sehingga banyak pilot yang tidak menerima gaji dan memilih untuk keluar serta menjadi pengangguran sementara.

Profesi seorang pilot memang sangat menggiurkan karena gajinya yang cukup besar bahkan bisa lebih dari 50 juta rupiah per bulan. Namun, apalah daya bila yang namanya rizki adalah rahasia Yang Maha Kuasa termasuk profesi sebagai seorang pilot.

Buat Rencana sebelum Masuk Sekolah Pilot!

Rencana sebelum Masuk Sekolah Pilot

Siapa sih yang tidak tertarik menjadi pilot? Punya jenjang karir, gaji yang menjanjikan meski disesuaikan dengan jabatan serta jam terbang, miliki prestise tinggi di mata masyarakat, serta bisa memuaskan hobi sebagai pecinta traveling. Hanya saja, harus menjadi lulusan dari sekolah pilot dahulu baru bisa melamar kerja di maskapai penerbangan.

Di sekolah pilot lebih dari sekedar mendapatkan pendalaman ilmu tentang dasar & teknik penerbangan, melainkan untuk mendapatkan jam terbang yang sejatinya menjadi salah syarat masuk maskapai penerbangan. Bagaimana, tertarik melanjutkan pendidikan ke sekolah pilot? Sebaiknya buat rencana yang matang sebelumnya.

Sekolah pilot di negara mana, dalam atau luar negeri?   

Sekolah pilot sudah menjamur bahkan berbagai negara. Pertama kalinya, Anda harus pikirkan negara mana yang akan dipilih untuk sekolah pilot. Apakah di Indonesia? Atau justru di luar negeri seperti Australia, Filipina, Amerika, & New Zealand? Sebelum menjatuhkan pilihan, pastikan untuk mempertimbangkan beberapa aspek berikut:

  • Biaya pendidikan & biaya hidup. Soal biaya pendidikan, di Indonesia memang relatif mahal dibanding luar negeri mengingat keberadaannya yang masih terbilang sedikit. Akan tetapi, di luar negeri memerlukan biaya hidup yang tidak sedikit. Salah satunya bisa dilihat dari biaya komunikasi, tarif nelpon dari/ke luar negeri akan lebih mahal.
  • Durasi pendidikan. Kalau di Indonesia, durasi pendidikan yang ditawarkan rata-rata 18 – 24 bulan bahkan bisa lebih dari itu. Kalau di luar negeri, rata-rata durasi pendidikan yang ditawarkan sekitar 12 – 14 bulan. Ingat, semakin cepat durasi pendidikan, biaya pendidikan bisa semakin ditekan.
  • Ada banyak tes yang harus dilalui saat akan masuk sekolah di Indonesia, apalagi untuk sekolah pilot negeri. Bagaimana kalau di negara lain? Negara lain seperti Filipina atau Australia, tidak ada tes yang berbelit-belit tepatnya hanya perlu tes bahasa Inggris & MEDEX.
  • Kalau Anda tertarik kuliah di luar negeri dengan berbagai alasannya, Anda harus lakukan endorsement selama lebih kurang 1 sampai 2 bulan dengan biaya bervariasi (tergantung dari sekolah) jika ingin bekerja di Indonesia. Endorsement ini bertujuan untuk penyetaraan lisensi.

Pilih sekolah pilot negeri atau swasta?

Ada dua tipe sekolah pilot yang ada utamanya di Indonesia yakni sekolah pilot dalam negeri & luar negeri. Anda mau pilih sekolah yang mana?

  • Biaya. Jelas, sekolah pilot negeri dapat subsidi dari pemerintah sehingga biaya yang ditawarkan relatif murah. Berbeda dengan sekolah pilot swasta yang beberapa kali lipat lebih mahal biayanya.
  • Proses seleksi. Untuk bisa sekolah pilot dengan biaya yang terjangkau tidak mudah, akan mengikuti proses seleksi yang ketat. Bahkan, tidak menutup kemungkinan proses seleksi bersifat subjektif. Kalau sekolah pilot swasta, tidak begitu ketat karena butuh cadet untuk diterbitkan jadi pilot profesional.
  • Kerjasama dengan maskapai. Biasanya sekolah pilot swasta sudah ada kerjasama dengan maskapai penerbangan sehingga besar kemungkinan ketika lulus pilot bisa langsung kerja. Meski begitu, tetap saja pilot harus lolos seleksi yang diajukan oleh pihak maskapai penerbangan.

Di mana pun Anda akan sekolah pilot, tak kalah pentingnya adalah rencanakan masalah dana mengingat biaya pendidikan sekolah pilot yang tidak sedikit. Selagi masih menempuh pendidikan setingkat SMA/sederajat, tabungkan sekian persen dari uang jajan, atau bila perlu bekerja sembari sekolah. Bisa juga berbisnis pulsa, fashion online, bengkel, atau lainnya sesuai dengan keterampilan yang Anda miliki.